The God of Small Things

 
Sumber foto: Pandepandu
Untuk dapat memahami sejarah, kita harus masuk ke dalamnya dan mendengarkan apa yang mereka bicarakan. Dan melihat buku-buku dan gambar-gambar yang tergantung di dinding. Dan menghirup aromanya.

Bau sejarah.

Bagaikan mawar-mawar tua diterpa angin sepoi.

Ia akan bersembunyi untuk sementara di dalam benda-benda sehari-hari. Di gantungan mantel. Tomat-tomat. Di aspal jalan. Di dalam warna-warna tertentu. Di dalam piring-piring restoran. Di dalam keheningan kata. Dan kekosongan mata.




Arundhati Roy, The God of  Small Things









Kritik dan saran Anda untuk tiap artikel sangat dinanti. Jangan ragu menuliskannya. Terima kasih

~ 0 comments: ~

~ Post a Comment ~

 
Footer panel